Bedah buku adalah salah satu instrumen penting dalam proses pembentukan minat baca masyarakat kita. Apresiasi terhadap gagasan yang dibawa oleh sebuah buku, biasanya hadir setelah seseorang mengerti signifikansi tema yang dituangkan oleh penulisnya. Tidak jarang keadaan demikian menghasilkan satu kritik, bahkan outo kritik dari para pembacanya dan menghasilkan karya intelektual baru. Satu kesimpulan yang dihasilkan dari penelitian yang dilakukan seorang penulis buku, akan menjadi asumsi untuk membangun premis-premis keilmuan yang hadir pada masa selanjutnya.
Pusat Studi Al-Qur’an (PSQ) Jakarta, sebagai sebuah lembaga yang sengaja dirancang untuk ‘membumikan’ pesan-pesan Qur’ani menyadari akan pentingnya intelektual exercise yang dilakukan lewat medium bedah buku. Beberapa buku yang membahas studi al-Qur’an baik dari dalam maupun luar negeri, begitu juga dari corak yang klasik maupun kontemporer, akan direspons lewat kajian intensif dengan menghadirkan pembicara yang kompeten untuk mengkaji kelebihan dan kekurangan yang ada dalam sebuah buku.
|