Wakil PSQ di Workshop Leiden-Belanda

pak-faried-1

 

 

 

 

 

Faried F. Saenong, salah satu Dewan Pakar Pusat Studi al-Qur’an (PSQ), di awal tahun ini berangkat ke Belanda untuk sebuah workshop bertajuk “Female Islamic Authority in Comparative Perspective: Exemplars, Institutions, Practices” yang diadakan 8-9 Januari 2015 di KITLV Leiden.

pak-farid-2

Dalam workshop yang dipandu oleh David Kloos (Indonesanis muda di KITLV) dan Mirjam Künkler (Princeton University), Faried menyampaikan paper berjudul “Exercising Religious Authority: Female Islamic Authority in Majelis Taklim Circles in Jakarta”. Workshop yang diadakan oleh KITLV, LUCIs dan IIAS tersebut, menghadirkan nara sumber (peneliti dan pakar) dari berbagai universitas di dunia untuk menyampaikan hasil riset mereka seputar otoritas keulamaan perempuan di berbagai negara, khususnya Iran, Tajikistan, Thailand, Singapura, Indonesia dan India. Workshop ini memang ingin mendalami dan mengikuti berbagai perubahan dalam model otoritas keulamaan perempuan di berbagai negara. Dalam papernya, Faried menyampaikan pengalaman Indonesia dalam mereproduksi ulama perempuan. Secara khusus, paper ini mengangkat kasus Ustadzah yang memiliki otoritas keulamaan di lingkungan Majelis Taklim di Jakarta. Paper yang mendapat sambutan baik dalam workshop ini merekomendasikan sebuah pemikiran tentang fragmentasi otoritas keulamaan di dunia Muslim khususnya di Indonesia.