Kuliah PKM Angk VIII “Pengenalan dan Pemahaman Ilmu Balaghah”

Jum’at (14/09) pukul 09.00 WIB di ruangan serbaguna PSQ kegiatan perkuliahan membahas tentang pengenalan dan pemahaman ilmu balaghah. Sebagai dosen Prof. Dr. D. Hidayat menyampaikan materinya tentang betapa agungnya ungkapan yang ada dalam Al-Qur’an. Pada dasarnya bahasa Indonesia memiliki aneka peribahasa, ungkapan dan gaya bahasa yang populer pada suatu masa tertentu, kemudian lambat laun akan menghilang dari peredaran sampai masa berikutnya. Menurutnya, hal ini berbeda dengan Al-Qur’an yang tetap lekang dan abadi, baik ungkapan maupun aturan didalamnya. Al-Qur’an itu semakin didalami semakin banyak ditemui nilai-nilai kebahasaan dan makna. Selain itu, Al-Qur’an juga memiliki kemukjizatan yang terlihat dari ungkapan dan gaya bahasa yang terkandung di dalamnya. Nilai-nilai tersebut bisa dilihat ketika memahami ke-balaghah-an Al-Quran. “Balaghah adalah menyampaikan makna yang luhur secara jelas dengan menggunakan ungkapan bahasa yang benar serta fasih. Ungkapan tersebut memiliki pengaruh yang menarik dalam jiwa, akibat kesesuaian setiap ujaran dengan situasi tempat dan waktu disampaikannya ujaran dan sesuai pula dengan kondisi mukhatab”

Ia juga menerangkan betapa pentingnya mempelajari ilmu balaghah agar bisa menganalisa kemegahan ayat-ayat Al-Qur’an. peserta PKM dianjurkan merujuk buku karangannya sendiri yang berjudul Al-Balâghah lil Jamî` wa Asy-Syawâhid min kalâm Al-Badî`, yang akan menjadi bahasan diskusi pada pertemuan selanjutnya. Buku ini menggunakan pendekatan Qur’ani yang sedapat mungkin menghindari definisi dan klasifikasi yang terperinci, sehingga dapat dipelajari secara praktis oleh peserta didik pemula sekalipun, dan menjadi pembuka awal ke arah tercapainya penghayatan balaghah (at-tazawwuq al-balâghi) serta apresiasi “balaghah Qur’ani” yang dapat menumbuhkembangkan sikap dan perilaku warga masyarakat yang lebih arif, toleran, egatiler dan berkeadilan dalam kemunikasi sehari-hari.