Kuliah “Keterampilan Berpikir” untuk peserta PKM dan Santri Bayt Qur’an

Selasa, 13 November 2012, sisa-sisa hujan masih jelas terlihat di dedaunan di sekitaran pesantren Bait al-Qur’an. Hari itu, hujan deras melanda Ciputat dan sekitarnya Pondok Cabe. Tapi hujan bukan alasan bagi Peserta Pendidikan Kader Mufasir (PKM) untuk mendapatkan bimbingan berharga dari tim pengajar PSQ.

Bertempat di ruang serba guna pesantren Bait al-Qur’an, dari pukul 14.00-15.30 WIB kami mengikuti bimbingan psikologis di bawah asuhan ibu Nasywa Syihab, M.Psi. Dalam kesempatan itu, beliau membawakan tema ‘Keterampilan Berfikir: Tehnik dan metode Pemecahan Masalah dan Berfikir Kreatif’.

Menurutnya, kita terbiasa menyelesaikan masalah dengan cara-cara yang biasa, padahal jika masih menggunakan cara biasa-biasa saja, mana mungkin kita bisa menghadapi masalah; mendiagnosa masalah dan menyelesaikannya sesegera dan seefektif mungkin. Karena itu, beliau memperkenalkan bagaimana cara berfikir kreatif dan solutif.

Dalam kesempatan itu, bu Nasywa berbagi, paling tidak ada 3 langkah besar yang bisa dilakukan dalam memecahkan masalah. Pertama, mengidentifikasi permasalahan untuk diselesaikan dengan The 5 whys. Dalam tahap ini kita mendiagnosa permasalahan dengan mengajukan minimal 5 kata mengapa. Kedua, mengeksplorasi perspektif dengan cara thinking hats. Pada tahap ini kami diperkenalkan apa yang disebut 6 topi pemikiran. Diurut sesuai warna; warna merah kita lebih emotif, topi putih memahami masalah secara objektif, topi hijau berfikir kreatif, topi kuning membangun optimism, topi biru berfikir secara terstruktur dan topi hitam berfikir kritis, waspada dan hahti-hati tentang masalah yang di hadapi. (aak).

Komentar Dinonaktifkan pada Kuliah “Keterampilan Berpikir” untuk peserta PKM dan Santri Bayt Qur’an