Kegiatan Penutupan Program Pendidikan Kader Mufassir “PKM” Angk. VIII

 

 

 

 

 

Jum’at 28/2/2013, bertempat di ruang Perpustakaan PSQ acara penutupan Program Pendidikan Kader Mufassir “PKM” angkatan VIII (delapan) yang diadakan Pusat Studi Al-Qur’an resmi ditutup. Kegiatan diawali penyampaian pesan dan kesan sekaligus masukkannya dari masing – masing peserta PKM selama mengikuti kegiatan program. Kegiatan penutupan yang dihadiri peserta program juga dihadiri manager program PSQ yaitu bapak Wahib Mu’thi dan Bapak Moh. Arifin yang intinya beliau menerima masukkan yang disampaikan rekan-rekan peserta program PKM angk.VIII dan selanjutnya berpesan agar apa yang didapat dari program PKM dapat bermanfaat dan yang paling inti adalah sebagai sasaran dari program ini adalah meyelesaikan tugas akhir Tesis atau Disertasi.

 
Penyampaian pesan dan kesan serta foto bersama setelah acara penutupan program

 

Selanjutnya Program Pendidikan Kader Mufassir “PKM” untuk angkatan berikutnya IX (sembilan) akan mulai dibuka pendaftarannya pada tanggal 11 Maret 2013, dan programnya baru dibuka kembali pada bulan September 2013 (bulan syawal). Ikuti syarat dan ketentuan untuk ikut program PKM Angkatan IX di www.psq.or.id, mulai tanggal 11 Maret 2013.

 

 

Kunjungan Pengurus Perpustakaan Pusat Dakwah Islam Bandung

(Ciputat, 28/2/2013) – Perpustakaan PSQ menerima kunjungan studi banding dari pengelola Perpustakaan Pusat Dakwah Islam (PUSDAI) Bandung Jawa Barat, dalam kesempatan ini pengurus Perpustakaan PUSDAI ingin mengetahui apa saja yang dilakukan Perpustakaan PSQ dalam mengelalo perpustakaan khususnya dalam proses pendigitalan koleksi yang dimiliki, serta layanan yang diberikan kepada pengguna atau pengunjung perpustakaan.

Pertemuan diawali pemaparan kondisi secara umum Perpustakaan PUSDAI Jawa Barat disampaikan bapak Taufik Rahman dan Ibu Lina susiyani, kemudian pemarapan dan berbagi informasi dari perpustakaan PSQ disampaikan Ach. Zayadi dan Yasir Arfan (sebagai pengelola perpustakaan PSQ) dalam mengatur dan mengelola Perpustakaan PSQ dengan berfokus kepada tujuan dan sasaran program : Fokus Manajemen Layanan, Fokus Koleksi (Cetak & Digital), Fokus Keanggotaan dan Kunjungan, Fokus Sarana dan Prasarana, Fokus Kerjasama dan Fokus Kegiatan Non Layanan. Kegiatan ini berharap dapat bersinergi antar perpustakaan sehingga saling memberikan informasi dan saling melengkapi.

pemaparan tanya jawab seputar perpustakaan

 

penjelasan tentang penggunaan komputer untuk pengunjung

 

 

 

 

 

 

Perkuliahan Pendidikan Kader Mufassir Bersama Prof. Quraish Shihab

Selasa, 19/2/2013 pelaksaan kuliah Pendidikan Kader Mufassir “PKM” diadakan diruang serbaguna Pusat Studi Al-Qur’an [PSQ] bersama Prof. Quraish Shihab. Kuliah yang di mulai pada jam 11.00 wib ini diberikan kesempatan langsung kepada peserta kuliah untuk mengajukan pertanyaan – pertanyaan seputar kajian tafsir , ulumul qur’an dan terkait dengan rencana penulisan Tesis para peserta PKM. Antusias peserta kuliah yang mengikuti terlihat dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan kepada Prof. Quraish, dengan tidak membuang kesempatan yang berharga dapat berkuliah dengan beliau di sisa-sisa penjadwalan perkuliahan program Pendidikan Kader Mufassir.

 

 

suasana perkuliahan Pendidkan Kader Mufassir bersama Prof. Quraish Shihab
Suasana perkuliahan Pendidkan Kader Mufassir bersama Prof. Quraish Shihab

Pengantar Penulisan Tesis bersama Prof. Yunan Yusuf

 

 

 

 

 

Bertepatan Rabu,13-02-2013 di Perpustakaan PSQ perkuliahan Pendidikan Kader Mufassir “PKM” dimulai jam 10.00 wib bersama Prof. Dr. Yunan Yusuf, MA. Pertemuan kali ini lebih kepada tanya jawab berkaitan dengan proposal tesis yang sedang digarap oleh masing-masing pesertra Pendidikan Kader Mufassir. Diantara peserta PKM yang hadir, M. Yusuf Qardhawi mengutarakan pertanyaannya berkaitan tentang kemaksuman para Rasul. Tanya jawab semakin menarik ketika salah satu peserta yang lain menanyakan tentang proposalnya yang berkaitan tentang homoseksual. Setelah mendapatkan jawaban yang panjang lebar dari dosen si pemilik proposal pun mulai ragu untuk melanjutkan kajian yang akan dia kupas karena banyak hal yang perlu disiapkan termasuk referensi dan latar belakang rencana mengambil judul.

 

 

Sang dosen banyak memberikan masukan tentang tema yang masih layak untuk diangkat, khususnya yang berhubungan dengan tafsir Al-Azhar karya Buya Hamka. Diantaranya adalah keminangkabauan dalam tafsir beliau. Karena saat ini minangkabau mulai mengalami keterkikisan, sehingga ada ungkapan “minangkabau di tepi jurang”. Dengan kajian tersebut diharapkan sanggup mengembalikan minagkabau kepada jalur yang semestinya. (MYQ, ed:arfan)

Penutupan Program Pasca Tahfidz Angkatan VI

 

 

 

 

 

 

 

Bertempat di Pondok Pesantren Bayt Al-Qur’an, peserta program Pasca Tahfidz berkerumun mengitari aula pondok yang pada hari Rabu, 6 Februari 2012 tengah melaksanakan penutupan program yang dimulai 5 bulan yang lalu. Tepatnya program ini dibuka pada tanggal 9 September 2012.

Selama 5 bulan menjalani program yang padat dan kaya materi berupa Ulumul Qur’an, Pengembangan diri serta Kewirausahaan ini, sebagian peserta didik tengah mengupayakan untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya. Sebagian lain dengan mantap ingin pulang kembali ke pesantren asal, untuk meneruskan bekal pengetahuan yang diberikan untuk disebarkan ke lingkungan masing-masing.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Salah satu perwakilan santri, Mufti Aliyuddin dalam untaian kalimat perpisahannya, menekankan program yang selama ini diikutinya semakin meyakinkan dirinya untuk bisa memilah apa yang bisa diperlukannya untuk melanjutkan keingintahuannya selama ini. Santri yang berasal dari Pondok Pesantren Al-nur Litahfizhil Qur’an di Bogor ini menyadur ungkapan “give a man a fish and you feed him for a day. Teach a man to fish and you feed him for a lifetime” yang mengisyaratkan bahwa apa yang dia dan rekan-rekan dapatkan selama program ini adalah kemampuan untuk ‘memancing’ di lahan yang lebih luas selepasnya dari sini.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Dr. A. Wahib Mu`thi, MA dalam sambutan perpisahan kali ini juga menyiratkan rasa bangganya kepada seluruh peserta program yang berjumlah 30. Semua peserta yang berasal dari lingkungan berbeda, mulai dari Jawa Timur, Kalimantan hingga NTB bisa berkumpul dan memadukan dasar keilmuannya hingga program berlangsung lancar.

Perbedaan latar belakang ini pula yang menyebabkan beberapa santri mesti meredam ‘faham’ yang diyakininya untuk bisa menengahi kemungkinan konflik yang timbul. Selaras dengan semangat moderasi yang selama ini juga ditekankan oleh Pusat Studi Al-Qur’an dalam mengambil sikap terhadap apa yang tengah terjadi di masyarakat yang plural.

Di akhir penutupannya, pihak Pusat Studi Al-Qur’an yang diwakili oleh Manager Programnya, M. Arifin, MA, turut mengucapkan terima kasih kepada pihak Bank BNI 46 sebagai donatur program Pasca Tahfidz hingga berakhirnya program angkatan terakhir. [Teks&Foto:Agus]

Kajian Buku “Nalar Ayat-Ayat Semesta”

Pengajian Halaqah tafsir Rabu 6 Februari 2013 diisi dengan kajian buku dengan tema “Nalar Ayat-Ayat Semesta, Menjadikan al-Qur’an Sebagai Basis Kontruksi Ilmu Pengetahuan”, sebagai narasumber disampaikan langsung oleh penulis buku Agus Purwanto, D.Sc  (yang datang langsung dari Surabaya) dan sebagai pemateri lain Farid F Saenong, Phd (salah satu bagian divisi program Pusat Studi Al-Qur’an).

Dalam penyampain materinya penulis mengungkapkan upaya menggali potensi yang dimilkinya untuk mengkaji ayat – ayat kauniyah, karena dalam Al-Qur’an jumlah ayat-ayat kauniyah sangatlah banyak, tetapi seringkali terabaikan dari perhatian umat Muslim, sebagai lulusan Doktor Fisika dan pengkaji serius Al-Qur’an –mengajak umat muslim untuk senantiasa merenungkan ayat-ayat kauniyah yang terdapat di dalam al-Qur’an demi tumbuhnya kecintaan pada sains sekaligus pada bahasa arab dan al-Qur’an.

Banyak contoh ayat yang diuangkapkan dalam kajian tersebut dan melalui kajian itu pula banyak masukan dan pertanyaan dari jama’ah yang hadir, khususnya yang disampaikan Farid F Saenong sebagai pemateri kedua mengkritisi buku tersebut karena terdapat beberapa hal yang perlu dikaji ulang terkait terjemahan dan makna ayat dan agar tidak lepas dari kaidah penafsiran yang sudah banyak disampaikan oleh para mufassir tentang ayat-ayat kauniyah. Semakin kaya khazanah dan wawasan keilmuan tentang ayat-ayat kauniyah

Bantuan BNI untuk Program Pasca Tahfiz

Bantuan BNI untuk Program Pasca Tahfiz Pesantren Bayt Al-Qur’an

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk menyalurkan bantuan untuk salah satu program  Pusat Studui Al-Qur’an (PSQ), Yaitu program Pasca Tahfiz Angkatan VI (enam) Pesantren Bayt Al-Qur’an yang beralamat di Perum Villa Bukit Raya No.10 Pondok Cabe Ciputat 15419. Dana bantuan BNI diharapkan dapat memenuhi sebagian dari kebutuhan program tersebut.

Kegiatan Praktik Profesi Lapangan (PPL) “LANGKAH AWAL MENJADI MUFASSIR”

 

 

 

 

 

Sebanyak 50 peserta mengikuti kegiatan Praktik Profesi Lapangan (PPL)  دورة بداية المفسر  “Langkah Awal Menjadi Mufassir”  diikuti Mahasiswa S.1 program studi tafsir hadits, Kegiatan yang dilaksanakan mulai Tanggal 28 Januari 2013 s.d 01 Februari 2013 ini ditempatkan di Ruang perkuliahan Pesantren Bayt al-Quran perum bukit raya No.10 Pondok Cabe Ciputat.

 

Kegiatan acara yang dibuka Senin 28/1/2013 pada jam 10.00 wib diawali pengenalan Pusat Studi al-Qur’an (PSQ) yang disampaikan M.Arifin, MA sebagai manager program PSQ dan dilanjutkan penyampain jadwal kegiatan dan tata tertib oleh Ach. Zayadi,M.Pd. Sebagai simbolis pembukaan kegiatan diserahkan Buku Modul Profesi Lapangan (PPL) yang bertema دورة بداية المفسر “LANGKAH AWAL MENJADI MUFASSIR” dari M. Arifin, MA manager Program PSQ kepada Didi Junaedi, MA sebagai perwakilan sekaligus pendamping peserta Mahasiswa dari IAIN Nurjati Cirebon. Setelah itu kegiatan disambung dengan sesi pertama yang disampaikan Dr. Muchlis M. Hanafi, MA dengan tema Pola Interaksi dengan Al-Quran dan Sunnah.

Sebagai tujuan kegaiatan PPL adalah memberikan materi berupa wawasan dibidang tafsir dan metodologi penafsiran. Mengenalkan lebih dekat program-program yang dijalankan di PSQ, dan  Memberikan informasi seputar buku referensi dibidang kajian tafsir dan digital library.

Pelaksanaan kegiatan Praktik Profesi Lapangan (PPL) ini atas Kerjasama Pusat Studi Al-Qur`An (PSQ) Jakarta Dengan Ikatan Alumni Al-Azhar Cabang Indonesia (IAAI), IAIN Syekh Nurjati Cirebon Fakultas Adab Dakwah Ushuluddin Prodi Tafsir Hadits, STAIN Jember Fakultas Ushuluddin Prodi Dakwah. (Lip.arfan)

 

Holicamp bersama Living Qur’an ‘Mewujudkan Resolusi Keluarga’

Tanggal 22-23 Desember 2012 Living Qur’an mengadakan acara yang diberi tajuk Holicamp for Family. Mengingat waktu pelaksanaan yang berdekatan dengan momen tahun baru, baik hijriah maupun masehi, maka panitia memilih tema ‘Mewujudkan Resolusi Keluarga’ pada holicamp kali ini. Lokasi yang dipilih yaitu Batu Tapak, Cidahu, Sukabumi.

 

 

 

 

 

Acara dimulai Sabtu siang, pukul 13.00. Setelah saling berkenalan dan mengakrabkan diri, peserta dibagi dalam dua kelompok yaitu kelompok orang tua dan kelompok anak-anak. Kelompok anak-anak dipandu oleh kakak-kakak guru Living Qur’an.  Mereka diajak berdiskusi  mengenai bagaimana menjadi pribadi muslim yang baik. Tidak hanya sampai di situ, peserta juga diajarkan cara mewujudkannya pada diri mereka sendiri. Salah satunya dengan cara membuat pohon ekspektasi. Semua dikemas dalam kegiatan yang bervariasi. Mulai dari diskusi, menonton film hingga membuat kerajianan tangan (art and craft).

 

Sementara itu, para orang tua juga asyik dengan diskusi yang dipandu oleh Ust M Arifin , dewan pakar Pusat Studi Al Qur’an. Diskusi ini membahas  konsep keluarga dalam islam. Bagaimana tuntunan islam dalam berkeluarga, contoh penerapannya dalam keluarga Rasulullah SAW, juga isu-isu kontemporer mengenai keluarga yang dihadapi sehari-hari oleh peserta.  Kegiatan  dilanjutkan dengan panduan untuk menyusun resolusi keluarga.  Dalam kesempatan ini, peserta diajak untuk lebih saling mengenal pasangan dan mengkomunikasikan gagasan serta mimpi-mimpi dalam keluarga masing-masing, sebagai bahan untuk menyusun resolusi keluarga.

Acara hari kedua, dimulai dengan sholat malam dan renungan menggunakan media audiovisual. Kekhusyu’an subuh hari segera dilanjutkan dengan jogging menuju air terjun. Setelah bermain-main di air terjun, peserta pun mengikuti outbound dipandu oleh tim Living Qur’an dan Batu Tapak. Tujuan dari kegiatan outbound ini yaitu  meningkatkan kohesivitas antar anggota keluarga.

Kegiatan ditutup dengan kesan dan pesan dari peserta. Semoga, liburan bersama Living Qur’an  kali ini menjadi kegiatan yang tidak saja menyenangkan namun juga bermanfaat bagi seluruh peserta Holicamp. Sampai jumpa di kegiatan Holicamp berikutnya.